Kita bermula di pelabuhan rindu yang mekar mengharumkan disegenap waktu Angin semilir dan deburan ombak Menyanyikan puisi mawar yang sejambak
Kuingin melihat segalanya indah Dan wangiannya lestari Kasih tak sudah
Ini saatnya kita padamkan Menggentas derita masa silam
CHORUS
Membebat luka yang berdarah Dengan doa dan mahabbah Meneguk derita beragan Mencium kasturi pengorbanan
Menyepuh kasih dengan zikir Melenyap kesangsian yang pedih Pintaku seorang yang murba Menghalir dari ancala atma Hingga sejat di lembah kama
Bridge
Bukanku yang berlari satara Safa dan Marwa Mengejar-ngejar pesona fatamorgana Menggalas seteguh cinta di perbukitan pasir Untuk mencari-cari di mana seteguk air
Aku hanyalah sang srikandi luka Yang enggan melangsungkan keasyikan pesta Ingin meminggir dan mendiam dendam Mengalunkan qasidah damai yang mendalam
Bahasa Jiwa | Cinta Seorang Kekasih | Harapan Bertepi | Sejatinya Cinta | Senandung Rindu |
Sholatlah Dek | Teman Sehati | Unik | Bukan Sang Hakim | Dua Wajah | Life Soul | Lisan Tak Bertuan | Mengukir Cinta di Belahan Jiwa |
Merasa Sebelum Terasa | Merayu | Rasa Yang Tersembunyi | Terang dalam Gelap | Jejak
Mawaddah
Ujian Penghapusan Dosa
Mirwana
Ya Maahada | Mentari | Dinul Islam | Islam Di Zaman ini | In Nani | Perpisahan |
Mutiara(Ibu) | Akhlak Mulia | Ilal Amam | Kehidupan | Mutiara(Ayah) | Mukjizat Nabi